Karya Tulis
167 Hits

Tafsir An-Najah (Qs.2:99-101) Bab 60 - Melempar Taurat


Melempar Taurat ke Belakang Punggung

 

وَلَقَدْ أَنْزَلْنَا إِلَيْكَ آيَاتٍ بَيِّنَاتٍ ۖ وَمَا يَكْفُرُ بِهَا إِلَّا الْفَاسِقُونَ ۞أَوَكُلَّمَا عَاهَدُوا عَهْدًا نَبَذَهُ فَرِيقٌ مِنْهُمْ ۚ بَلْ أَكْثَرُهُمْ لَا يُؤْمِنُونَ ۞ وَلَمَّا جَاءَهُمْ رَسُولٌ مِنْ عِنْدِ اللَّهِ مُصَدِّقٌ لِمَا مَعَهُمْ نَبَذَ فَرِيقٌ مِنَ الَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ كِتَابَ اللَّهِ وَرَاءَ ظُهُورِهِمْ كَأَنَّهُمْ لَا يَعْلَمُونَ۞ 

“Dan sesungguhnya Kami telah menurunkan kepadamu ayat-ayat yang jelas; dan tak ada yang ingkar kepadanya, melainkan orang-orang yang fasik. Patutkah (mereka ingkar kepada ayatayat Allah), dan setiap kali mereka mengikat janji, segolongan mereka melemparkannya? Bahkan sebagian besar dari mereka tidak beriman. Dan setelah datang kepada mereka seorang rasul dari sisi Allah yang membenarkan kitab yang ada pada mereka, sebagian dari orang-orang yang diberi kitab (Taurat) melemparkan kitab Allah ke belakangnya, seolah-olah mereka tidak mengetahui (bahwa itu adalah kitab Allah).”

(Qs. al-Baqarah: 99-101)

 

(1) Sebab Turunnya Ayat

(a) Diriwayatkan dari Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhu bahwa Ibnu Shulya pernah berkata kepada Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam , “Engkau tidak datang kepada kami dengan sesuatu yang kami ketahui. Dan Allah tidak menurunkan suatu ayat yang jelas kepadamu, sehingga kami bisa mengikutimu”. Maka Allah turunkan ayat di atas,

وَلَقَدْ أَنْزَلْنَا إِلَيْكَ آيَاتٍ بَيِّنَاتٍ

“Dan sesungguhnya Kami telah menurunkan kepadamu ayat-ayat yang jelas.” (Qs. al-Baqarah: 99)

(b) Diriwayatkan juga bahwa ketika Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam diutus untuk mengingatkan kaum Yahudi agar beriman kepada-Nya dan mengingatkan janji-janji mereka mereka kepada Allah, datanglah Malik bin Shaif sambil berkata, “Demi Allah, Allah tidak memerintahkan kami untuk beriman kepada Nabi Muhammad dan Allah juga tidak mengambil janji dari kami akan hal ini”.

Maka Allah menurunkan ayat ini,

أَوَكُلَّمَا عَاهَدُوا عَهْدًا نَبَذَهُ فَرِيقٌ مِنْهُمْ

“Patutkah (mereka ingkar kepada aya-tayat Allah), dan setiap kali mereka mengikat janji, segolongan mereka melemparkannya?” (Qs. al-Baqarah: 100)

 

(2) Al-Qur’an Kitab yang Jelas

Apa yang dimaksud dengan (آيَاتٍ بَيِّنَاتٍ) pada ayat diatas?

Maksudnya bahwa Allah  telah menurunkan,

(a) Ayat-ayat yang jelas yang menunjukkan tentang kenabian Nabi Muhammad.

(b) Ayat-ayat yang menunjukkan ke-Esaan Allah serta berita-berita  umat-umat pada masa yang lalu dan kejadian-kejadian yang akan datang.

(c) Ayat-ayat yang tidak membahas dalil-dalil lain untuk memahaminya. Ayat-ayat tersebut bagaikan matahari di siang bolong, tidak ada yang mengingkarinya kecuali orang-orang yang fasih.

(d) Ayat-ayat yang terkandung dalam kitab taurat tentang Bani Israel dan hukum-hukum di dalamnya yang disebarluaskan Bani Israil. Kemudian semuanya dijelaskan dalam al-Qur’an.

 

(3) Melempar Taurat ke Belakang Punggung

Maksudnya bahwa sekelompok dari kaum Yahudi melemparkan ke belakang kitab Allah yang ada di tangan mereka (Taurat) yang di dalamnya terdapat berita mengenai kedatangan Nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wa sallam.

Sebagian ahli tafsir mengatakan ketika Nabi Muhammad datang kepada mereka dengan membawa al-Qur’an, mereka menentangnya dan menyerangnya dengan menggunakan kitab taurat. Dan ketika terbukti tidak ada pertentangan antara kitab Taurat dan al-Qur’an, mereka langsung melempar kitab Taurat tersebut ke belakang punggung mereka. Kemudian mereka mengambil kitab (‘Astiif) dan sihir Harut dan Marut, yang tidak sesuai dengan al-Qur’an.

Intinya bahwa melempar taurat ke belakang punggung artinya tidak mau menyelamatkannya dan meremehkannya. Padahal mereka tahu kebenaraan isinya, terutama tentang kedatangan Nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wa sallam.

Wallahu A'lam.

 

***

Jakarta, Ahad, 9 Januari 2022

KARYA TULIS