Penulis
1483 Hits

Syarat Menangnya Politik Adalah Bertauhid


Pakar Fiqh, Dr. Zain An-Najah mengatakan Islam mencakup seluruh urusan termasuk masalah politik, banyak orang terkadang bingung ketika ditanya mana ayat politik di dalam Al-Quran.

“Dari ranah toilet sampai urusan istana di Islam diatur,” katanya dalam Pengajian Politik Islam (PPI) di Masjid Al-Azhar Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Ahad (12/4).

Salah satu ayat politik di dalam Al-Quran adalah surat An-Nur: 55. Di dalam ayat tersebut, Allah menjanjikan kekuasaan kepada orang beriman di muka bumi.

“Tidak hanya diberikan kekuasaan, tetapi juga diberikan kekuasaan yang kokoh,”

Menurut ulama alumni Al-Azhar Mesir ini, Islam juga tidak hanya diterapkan berupa nilainya saja di kehidupan, sebagaimana digembar-gemborkan oleh kaum liberal. Tetapi, Islam juga harus ditegakkan syariat atau hukumnya.

“Nilai itu penting, tetapi Rasulullah itu juga pemimpin yang menegakkan hukum kepada masyarakat dan memimpin perang. Jadi, jangan dicontoh hanya ibadah ritualnya saja, tetapi juga dicontoh bagaimana Rasulullah berpolitik dan mengurus negara tidak dicontoh,” ucap ustad Zain.

Lanjut Ustadz Zain, penyebaran dakwah Islam memiliki hubungan kuat dengan kekuasaan. Dia mencontohkan bagaimana situs Islam diblokir oleh penguasa ketika kekuasaan tidak dipegang oleh umat Islam.

“Karena kita tidak memiliki kekuasaan, mau baca situs saja tidak bisa, padahal situs-situs itu sangat bermanfaat dalam dakwah,” lontarnya.

Oleh karena itu, penting sekali mempelajari politik Islam bagi kepentingan dakwah.

“Kalau umat mempelajari ayat dan hadis politik, umat bisa menang dalam politik,” terangnya.

Menurutnya, surat an-nur : 55 juga mengabarkan bahwa umat Islam pernah diberikan kekuasaan di muka bumi pada masa lalu. Fakta sejarah ini, membantah tuduhan kaum liberal bahwa syariat Islam tidak dapat dipraktekkan.

“Kekuasaan Islam sudah sejak lama, kekuasaan Islam baru secara resmi hilang di muka bumi ketika runtuhnya Khilafah Ustmani pada tahun 1924. Runtuhnya oleh Kemal Attaturk temannya Soekarno,” ucapnya.

Namun, sambungnya, untuk mengembalikan kekuasaan Islam di muka bumi harus dipenuhi syaratnya.

“Syarat menangnya politik adalah tauhid,” pungkasnya. [Kiblat.net]