Penulis
275 Hits

Catatan Harian #29


Pertanyaan :

Ustadz, saya seorang ibu rumah tangga, setiap malam saya bermimpi ketemu dengan lelaki yang sangat ganteng, terus terang saja saya berbunga-bunga ketemu dengannya. Saya sudah ceritakan kepada suami, tapi beliau menganggap biasa saja.

Pertanyaannya apa arti mimpi tersebut, apakah membawa dampak bagi kehidupan saya, dan sebaiknya apa yang harus saya lakukan terhadap mimpi tersebut.Terimakasih atas jawabannya. (Iin, Bogor 28/9/2016)

Jawaban :

Dalam masalah mimpi, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda,

 

وَالرُّؤْيَا ثَلَاثَةٌ فَرُؤْيَا الصَّالِحَةِ بُشْرَى مِنْ اللَّهِ وَرُؤْيَا تَحْزِينٌ مِنْ الشَّيْطَانِ وَرُؤْيَا مِمَّا يُحَدِّثُ الْمَرْءُ نَفْسَهُ

“Mimpi itu ada tiga, mimpi yang baik sebagai kabar gembira dari Allah, mimpi yang menyedihkan, datangnya dari syetan, dan mimpi yang timbul karena pikiran seseorang.” (HR. Muslim)

Mimpi yang ditanyakan di atas masuk dalam katagori mimpi dari syetan, karena mengganggu seorang wanita yang sudah bersuami dengan menampakan diri sebagai laki-laki yang tampan. Mimpi ini tidak wajar karena terjadi setiap malam dengan orang yang sama, sampai-sampai sang wanita ini menjadi senang dengan laki-laki dalam mimpi tersebut.

Kemungkinan besar ini adalah gangguan syetan atau ada laki-laki lain yang mencintai wanita ini, tetapi menggunakan sihir atau sejenisnya.

Oleh karenanya, harus diperbanyak dzikir pagi dan petang serta membaca al-Qur’an khususnya surat al-Baqarah. Jika hal itu belum menyebabkan mimpi tersebut hilang, harus intropeksi diri, apakah ada maksiat yang pernah dikerjakan, atau sesuatu yang membuatnya trauma dan takut terus menerus, atau hal-hal lain yang membuatnya gelisah, atau terlalu mencintai sesuatu yang berlebihan, sehingga sangat takut kehilangan yang dia cintai. Jika jawabannya : Ya, maka harus memperbanyak beristighfar dan memperbaiki ibadah kepada Allah.

Ibadah disini bukan sekedar gerakan anggota badan, seperti membaca al-Qur’an, sholat, puasa dan lainnya, tetapi harus meresap dalam hati dan menumbuhkan keimanan yang kuat terhadap Allah sehingga menjadikan hatinya selalu tenang, bahagia dengan ketaatan kepada Allah, sabar terhadap segala musibah, dan bersyukur terhadap segala nikmat Allah baik yang kecil maupun yang besar. Lebih mencintai akherat dari dunia, sehingga selalu siap, jika Allah memanggilnya kapan saja.  

Mudah-mudahan dengan itu syetan akan menjauh dan tidak berani lagi menggodanya. Dan Allah akan menggantikannya dengan ketenangan dan kebahagiaan hidup dunia akherat. Wallahu A’lam

(Ahmad Zain An-Najah, Bogor,  Rabu, Jam 11.00 WIB, 26/12/1437-  28/9/2016 )

===================