Penulis
208 Hits

Catatan Harian #37


manipulasi, menipu, berbohong

Pertanyaan:

Assalamu'alaikum ustadz Zain, semoga Alloh menjaga dan memberkahi Ustadz.. Ana ada pertanyaan:

Bagaimana hukumnya membeli sertifikasi profesi kemudian dijual kembali ke lembaga training dengan margin keuntungan?

 

Jawaban:

Wa'alaikumussalam,

Tidak boleh membeli sertifikasi profesi kemudian menjualnya kembali ke lembaga training dengan margin keuntungan, karena hal itu termasuk manipulasi yang dilarang di dalam Islam. Adapun dalil-dalil pelarangan sebagai berikut :

           Dalil Pertama : Firman Allah,

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ لاَ تَأْكُلُواْ أَمْوَالَكُمْ بَيْنَكُمْ بِالْبَاطِلِ إِلاَّ أَن تَكُونَ تِجَارَةً عَن تَرَاضٍ مِّنكُمْ وَلاَ تَقْتُلُواْ أَنفُسَكُمْ إِنَّ اللّهَ كَانَ بِكُمْ رَحِيمًا

"Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil, kecuali dengan jalan perniagaan yang berlaku dengan suka sama suka diantara kamu. Dan janganlah kamu membunuh dirimu; sesungguhnya Allah adalah Maha Penyayang kepadamu." ( Qs An-Nisa’ :29 ) 

          Dalil Kedua : hadist  Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu bahwa Nabi shallallaahu 'alaihi wa sallam bersabda :

          لَا تَصُرُّوا اَلْإِبِلَ وَالْغَنَمَ, فَمَنِ اِبْتَاعَهَا بَعْدُ فَإِنَّهُ بِخَيْرِ اَلنَّظَرَيْنِ بَعْدَ أَنْ يَحْلُبَهَا, إِنْ شَاءَ أَمْسَكَهَا, وَإِنْ شَاءَ رَدَّهَا وَصَاعًا مِنْ تَمْرٍ

           "Janganlah menahan susu unta dan kambing ( dengan mengikatnya ).  Barangsiapa membelinya ia boleh memilih dari dua hal : - setelah memeras susunya- ,  ia boleh tidak mengembalikannya, atau ia boleh mengembalikannya dengan satu sho' kurma." ( HR Bukhari dan Muslim )

          Berkata Imam Nawawi di dalam Syarh Shahih Muslim  ( 10/ 162) : 

          “ Hadist di atas juga  menunjukkan keharaman manipulasi di dalam segala hal.”

 

           Dalil Ketiga : Dari Abu Hurairah radhiyallaahu 'anhu

أنَّ رَسُولَ الله صلى الله عليه وسلم مَرَّ عَلَى صُبْرَةِ طَعَامٍ، فَأدْخَلَ يَدَهُ فِيهَا، فَنَالَتْ أصَابِعُهُ بَلَلا، فَقَالَ: «مَا هَذَا يَا صَاحِبَ الطَّعَامِ؟» قال: أصَابَتْهُ السَّمَاءُ يَا رَسُولَ الله! قال: «أفَلا جَعَلْتَهُ فَوْقَ الطَّعَامِ كَيْ يَرَاهُ النَّاسُ؟ مَنْ غَشَّ فَلَيْسَ مِنِّي

          Bahwa Rasulullah shallallaahu 'alaihi wa sallam pernah melewati sebuah tumpukan makanan. Lalu beliau memasukkan tangannya ke dalam tumpukan tersebut, tiba-tiba jari-jarinya basah. Maka beliau bertanya: "Apa ini wahai penjual makanan?". Ia menjawab: Terkena hujan wahai Rasulullah. Beliau bersabda: "Mengapa tidak engkau letakkan di bagian atas makanan agar orang-orang dapat melihatnya? Barangsiapa menipu maka ia bukan termasuk golonganku."  ( HR Muslim ) . 

          Berkata Imam al-Baghawi di dalam Syarhu as-Sunnah ( 8/ 167 ) : “ Bukan dari golonganku” , maksudnya bukan keluar dari Islam, tetapi dia adalah orang yang tidak mau mengikutiku, karena perbuatan seperti ini bukanlah termasuk akhlaqku dan perbuatanku, atau bukan kebiasaanku dan caraku di dalam bermuamalah dengan saudaranya. “

          Berkata Muhammad Syamsul al-Haq Abadi di dalam ‘Aun al-Ma’bud  ( 9/231 ) : “ Hadist di atas menunjukkan keharaman manipulasi dan itu menjadi kesepakatan ulama “

(Ahmad Zain An-Najah, Villa Pasar Kecapi Asri, Jam 11.15 WIB, Kamis, 26 Jumadil Ula 1438 H/ 23 Februari 2017 M)

===================