Niat Puasa
Ada yang berkata bahwa puasa harus disertai niat. Lalu bagaimanakah praktik niat tersebut?
Jawaban :
Benar bahwa puasa harus disertai niat, karena tanpa niat maka puasa seseorang tidak sah. Khusus untuk puasa wajib, dia harus berniat pada malam harinya. Dalilnya adalah sabda Rasulullah saw :
لا صوم لمن لم يبيت الصيام من الليل
"Tidak sah puasa seseorang yang tidak berniat sejak malam" (hadits shahih Riwayat Abu Daud, At-Tirmidzi, Ibnu Majah dan Nasa'i).
Adapun praktik niat itu yaitu dengan terwujudnya kemauan dalam hati untuk melaksanakan puasa pada esok harinya, dan tidak harus dilafalkan dalam bentuk suara, karena itu tidak ada tuntunanya.
Apakah niat shaum cukup sekali dalam sebulan, atau diperbaharui setiap malam ?
Jawaban :
Menurut pendapat yang benar, bahwa niat puasa wajib diperbaharui setiap malam, karena setiap harinya merupakan ibadah puasa tersendiri. Tandanya, jika puasanya batal pada satu hari, maka yang lain tidak ikut batal.
-

Tanya Jawab Aktual Tentang Shalat
Lihat isinya

Tanya Jawab Aktual Tentang Puasa
Lihat isinya » -

Jilbab Menurut Syari'at Islam (Meluruskan Pandangan Prof. DR. Quraish)
Lihat isinya

Halal dan Haram Dalam Pernikahan (Edisi I)
Lihat isinya » -

Halal dan Haram Dalam Pengobatan (Edisi I)
Lihat isinya

Halal dan Haram Dalam Transaksi Keuangan (edisi 1)
Lihat isinya » -

Nasionalisme
Lihat isinya

Panduan Haji dan Umrah
Lihat isinya » -

Mukjizat Al Qur'an Dalam Kesehatan
Lihat isinya

Berobatlah Dengan Yang Halal (edisi 2 Halal Haram Pengobatan)
Lihat isinya »