Karya Tulis
1173 Hits

Banyak Jalan Menuju Surga: (26) Mengurus Anak yatim

       Dari Sahal bin Sa’id radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:

       وَأَنَا وَكَافِلُ الْيَتِيمِ فِي الْجَنَّةِ هَكَذَا وَأَشَارَ بِالسَّبَّابَةِ وَالْوُسْطَى وَفَرَّجَ بَيْنَهُمَا شَيْئًا                   

"Aku akan bersama orang-orang yang mengurusi anak yatim dalam surga, seperti ini.” Beliau memberi isyarat dengan jari telunjuk dan jari tengah lalu beliau merenggangkan keduanya. (HR.Bukhari, 4892 )

      Pelajaran dari Hadist :

      Pertama : Anak yatim adalah anak kecil yang belum baligh, tetapi ayahnya sudah meninggal dunia.

      Kedua : Kafil Yatim adalah orang yang mengurusi segala keperluan anak yatim. Sebagaimana disebut di dalam Ad-Dibaj ‘ala Muslim ( 6/290 ) :

كافل اليتيم هو القائم بأموره من نفقة وكسوة وتأديب وتربية وغير ذلك قال النووي وهذه الفضيلة تحصل لمن كفله من مال نفسه أو من مال اليتيم بولاية شرعية.

       “ Yang dimaksud dengan (Kafil Yatim ) adalah orang yang mengurusi segala keperluan anak yatim, seperti nafkah, pakaian, bimbingan dan pendidikan dan lain-lainnya. Berkata an-Nawawi : “ Keutamaan di atas hanya didapat jika dia  mengurusi keperluan- keperluan anak yatim tersebut dari harta pribadinya ataupun  bisa dari harta anak yatim yang bersangkutan tetapi dengan wewenang yang telah ditentukan syariah. “

      Dari keterangan di atas, diketahui bahwa kafil yatim bukanlah terbatas pada memberikan materi kepadanya, tetapi yang lebih pentig dari itu adalah dengan membimbing dan mendidiknya dalam urusan dunia dan akherat, mengarahkan kepada jalan yang benar. 

      Ketiga : Kenapa Kafil Yatim dijanjikan baginya syurga dan tempat tinggal yang  dekat dengan nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam ? Karena beliau diutus kepada umat manusia yang tidak mengetahui urusan agama mereka, maka nabi Muhammad mengajari dan membimbing mereka kepada jalan yang lurus. Begitu juga seorang kafil yatim bertugas mengajari dan membimbingnya kepada jalan yang lurus, maka sangat tepat kalau tempat tinggal kafil yatim berdekatan dengan tempat tinggal Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, karena tugasnyapun hampir bermiripan.

          Keempat : Diantara keutamaan memelihara anak yatim sebagai berikut : Pertama : Mendapatkan manfaat dan pahala di dunia dan akherat , Kedua : Ikut serta di dalam membangun masyarakat yang bersih dari dendam dan kebencian,  Ketiga : Menjaga keturunan anak yatim, Keempat : Menunjukkan kecintaannya kepada Rasululullah shallallahu 'alaihi wa sallam, Kelima :  Menemani Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam di syurga, Keenam :  Menunjukkan jiwa yang sehat dan fitrah yang bersih, Ketujuh : Melembutkan hati yang keras dan   jiwa yang kasar, Kedelapan : Membersihkan harta , Kesembilan : Menambah rizqi kafil .